Headlines News :
Home » , , » Makna dua kalimat Syahadat "Ashadu anLaa ilaaha illallah"

Makna dua kalimat Syahadat "Ashadu anLaa ilaaha illallah"

Written By Unknown on Minggu, 11 November 2012 | 08.51



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Makna Syahadat "Ashadu anLaa ilaaha illallah"

Yaitu beri'tikad dan berikrar bahwasanya tidak ada yang berhak disembah dan menerima ibadah kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala, menta'ati hal terse-but dan mengamalkannya. La ilaaha menafikan hak penyembahan dari selainAllah, siapa pun orangnya. Illallah adalah penetapan hak Allah semata untuk disembah. 

Jadi makna kalimat ini secara ijmal (global) adalah, "Tidak ada sesembahan yang hak selain Allah". Khabar "Laa " harusditaqdirkan "bi haqqi" (yang hak), tidak boleh ditaqdirkan dengan "maujud " (ada). Karena ini menyalahi kenyataan yangada, sebab tuhan yang disembah selain Allah banyak sekali. 

Hal itu akan berarti bahwa menyembah tuhan-tuhantersebut adalah ibadah pula untuk Allah. Ini Tentu kebatilan yang nyata. 

Kalimat "Laa ilaaha illallah" telah ditafsiri dengan beberapa penafsiran yang batil, antara lain: 

[1]."Laa ilaaha illallah" artinya:

"Tidak ada sesembahan kecuali Allah", Ini adalah batil, karena maknanya: Sesungguhnya setiap yang disembah, baik yang hak maupun yang batil, itu adalah Allah. 

[2]. "Laa ilaaha illallah" artinya:

"Tidak ada pencipta selain Allah" . Ini adalah sebagian dari arti kalimat tersebut. Akan tetapi bukan ini yang dimaksud,karena arti ini hanya mengakui tauhid rububiyah saja, dan itu belum cukup. 

[3]. "Laa ilaaha illallah" artinya:

"Tidak ada hakim (penentu hukum) selain Allah". Ini juga sebagian dari makna kalimat " ". Tapi bukan itu yang dimaksud,karena makna tersebut belum cukup 

Semua tafsiran di atas adalah batil atau kurang. Kami peringatkan di sini karena tafsir-tafsir itu ada dalam kitab-kitab yang banyak beredar. 

Sedangkan tafsir yang benar menurut salaf dan para muhaqqiq (ulama peneliti), tidak adasesembahan yang hak selain Allah) seperti tersebut di atas. 

 وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Makna Syahadat "Wa Ashadu Anna Muhammadan Rasulullah"

Yaitu mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan RasulNya yang diutus kepada manusia secarakeseluruhan, serta mengamalkan konsekuensinya: menta'ati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhilarangannya, dan tidak menyembah
Allah kecuali dengan apa yang disyari'atkan.


Syahadat bukanlah semata kata-kata yang tersusun indah,Syahadat bukan semata syair  atau lantunan suara yang terdengar merdu,Syahadat  bukan pula kalimat yang di ucapkan tanpa konsekuensi  dan tanggung jawab.Syahadat  bukan semata identitas  yang terkadang dipalsukan untuk mengelabui orang lain dan menipu banyak orang.


Kalimat syahadat adalah kalimat agung yang bertuah dan tidak tertandingi oleh apapun.Kalimat syahadat adalah perjanjian dengan Alloh yang di ikrarkan bersamaan dengan pemberian ruhnya kepada manusia.
Kalimat syahadat adalkah kekuatan yang mengantar seseorang  pada tingkat tinggi dan mampu menembus ruang dan waktu manakala dalam bersyahadat itu didasari hal-hal sebagai berikut,Yaitu:
  1. Ilmu ( Al-Ilmu ) Bersyahadat harus dengan ilmu
  2. Yaqin (Al-Yaqin ) Bersyahadat dengan keyakinan
  3. Menerima ( Al-Qobul ) Bersyahadat harus menerima dengan hati
  4. Rela dipimpin ( Al-Inqiyad ) Bersyahadat Rela Untuk dipimpin atau diarahkan
  5. Jujur ( Ash-Shidiqu ) Bersyahadat harus jujur dan benar
  6. Ikhlas (al-Ikhlas ) Bersyahadat Harus disertai dengan Keikhlasan
  7. Cinta (Al –Mahabah ) Bersyahadat harus didasari dengan cinta
Insha Alloh kita akan bisa menembus ruang waktu ketika kita bersyahadat didasri 7 hal tersebut
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar